Kabupaten Bandung, – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-127 yang dilaksanakan Kodim 0624/Kabupaten Bandung terus berlanjut di Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, pada Selasa (24/2/2026).
Personel Satgas TMMD melaksanakan sejumlah tahapan pekerjaan di Kampung Babakan Simpang Gunung Leutik, dimulai pukul 15.30 WIB hingga selesai.
Kegiatan diawali dengan apel pengecekan dan pembagian tugas, dilanjutkan pembongkaran serta pemasangan papan bekisting sepanjang 100 meter dan pemerataan beskos. Satgas kemudian melaksanakan pengecoran jalan sebagai bagian dari target pembangunan infrastruktur desa. Hingga saat ini, total jalan yang telah dicor mencapai 900 meter dari target 1.500 meter.
Komandan Kodim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah, S.Hub., Int., mengatakan progres tersebut menunjukkan komitmen kuat TNI bersama masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa.
“Setiap hari kami evaluasi progres pekerjaan agar target 1.500 meter dapat tercapai tepat waktu. Kualitas tetap menjadi prioritas, karena jalan ini akan digunakan masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pekerjaan menjadi kunci keberhasilan program TMMD. “Sinergi dan gotong royong antara TNI dan warga menjadi kekuatan utama. Kami berharap jalan ini nantinya mampu memperlancar mobilitas serta mendorong peningkatan perekonomian masyarakat Desa Cipelah,” katanya.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Cipelah mengaku bersyukur dengan adanya program TMMD di wilayahnya. “Kami sangat terbantu dengan pembangunan jalan ini. Dulu akses cukup sulit, apalagi saat musim hujan. Dengan dicor seperti ini, aktivitas kami, termasuk membawa hasil kebun, akan jauh lebih mudah,” ujarnya.
Kegiatan tersebut melibatkan 30 personel Kodim 0624/Kabupaten Bandung, tiga personel TNI AU, lima personel Yon Kav, serta 30 warga masyarakat yang turut membantu, terutama pada pengecoran malam hari.
Program TMMD Ke-127 Tahun 2026 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” sebagai wujud percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman dan tertib. (Pen)